Kota Ternate

Sebelumnya ternate merupakan Ibukota dari Maluku Utara, namun sekarang pindah ke Sofifi. Perjalanan ke Ternate ini dilakukan pada Juni 2010 dari Kota Makassar menggunakan maskapai Express Air. Express Air yang memiliki banyak pernerbangan ke wilayah Indonesia Timur. Boarding sekitar jam 9.15 pagi, sedikit telat dari jadwal semula. Penerbangan menuju Ternate menggunakan pesawat Boeing 737-200 yang sudah cukup tua. 
Express Air ternyata memberikan makan pagi di pesawat. Makan pagi yang dibagikan berupa ketupat dan sambal kacang seperti ketoprak. Penerbangan dari Makassar ke Ternate memakan waktu kurang lebih 1 jam 45 menit. Maskapai Garuda juga sudah membuka penerbangan ke Ternate dari Jakarta.  Menjelang mendarat, terlihat Gunung Gamalama dan birunya laut mengelilingi kota Ternate. Pesawat mendarat mulus di Bandara Sultan Baabullah. Saat turun menuju ruang kedatangan terlihat Gunung Gamalama tertutup awan.

Aerial view Kota Ternate 

 Gunung Gamalam terlihat dari Bandara Sultan Baabullah


Kota ternate dapat dikelilingi dalam waktu kurang lebih 1 jam. Kota ini mengelilingi Gunung Gamalama. Selain Gunung Gamalama, panorama yang terkenal adalah pemandangan yang terdapat pada uang pecahan seribu rupiah. Gambar tersebut diambil di sini yaitu Gunung Tidore dan Maitara serta pantai Ternate. 


 Keindahan Gunung Tidore dan Maitara serta Pantai Ternate



Objek wisata lainnya yang terkenal adalah Danau Tolire. Dipinggir Danau Tolire terdapat beberapa orang yang menjual batu. Batu tersebut untuk dilemparkan ke dalam danau karena menurut cerita bahwa melempar batu ke arah danau tidak akan sampai ke air. Karena sedang hujan, jadinya tidak sempat melempar-lempar batu, hanya berfoto sebentar.

Danau Tolire

Hotel yang direkomendasikan bila ke Ternate adalah Hotel Amara, hotel bintang 4. Lokasi hotel sangat strategis. Dari halaman hotel kita dapat memandang  pantai ternate dan Gunung Tidore yang puncak nya selalu tertutup awan serta Gunung Maitara. Bila kita melihat di bagian hotel maka kita dapa melihat Gunung Gamalama.

Suasana Piala Dunia sangat semarak di Ternate. Disetiap sudut kota dapat kita jumpai bendera negara peserta Piala Dunia. Warga di Ternate mengibarkan bendera negara favoritnya. Pada hari pembukaan Piala Dunia 2010, diadakan arak-arakan membawa tiruan Piala Dunia keliling kota.



Semarak Piala Dunia 2010 di Kota Ternate

Yang cukup menarik, penduduk kota Ternate sangat senang bermain air hujan. Ketika hujan turun, tua- muda, laki-perempuan banyak yang keluar rumah dan mandi serta bermain hujan di luar rumah.


 Asik bermain hujan


Saat malam di jalan utama banyak yang menjual Goraka, minuman sejenis Saraba di Makassar, kalo di Jakarta mungkin mirip Bajigur. Goraka ada yang dicampur dengan Kenari, kita bisa memesan sesuai selera. Oleh-oleh dari Ternate yang khas adalah makanan ringan yang terbuat dari Kenari.

 Goraka + pisang bakar dan toko oleh-oleh

Salah satu bagian kota Ternate & makam keramat yang ada di badan jalan

No comments:

Post a Comment